Indonesia sebagai negara berkembang memiliki banyak
permasalahan pembangunan. Beberapa yang sering mencuat diantaranya kemiskinan
dan pengangguran. Tingkat pengangguran sangat terkait dengan rendahnya jumlah
peluang kerja di perkotaan akibat urbanisasi besar-besaran dan belum optimalnya
pemanfaatan sumber daya alam yang melimpah di perdesaan. Dalam mengurangi
tingkat pengangguran penduduk usia kerja di Indonesia, diperlukan pembekalan
ketrampilan yang dibutuhkan dalam mengelola sumberdaya alam yang melimpah di
perdesaan yang selama ini belum sempat terolah.
Berbagai macam pendekatan telah dilakukan oleh
pemerintah dalam rangka untuk mengatasi masalah pengangguran dan kemiskinan
tersebut. Diantaranya adalah program Inpres Desa Tertinggal (IDT), program
Kesejahteraan Sosial Kelompok Usaha Bersama Keluarga Muda Mandiri (Prokesos
KUBE KMM), Tabungan Kesejahteraan Rakyat (Takesra), Kredit Usaha Kesejahteraan
Rakyat (Kukesra), Kredit Usaha Kecil dan Menengah (KUKM), Jaring Pengaman
Sosial (JPS) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM Mandiri), serta
program-program lainnya.
Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) telah
banyak melaksanan program pendidikan masyarakat, yang difokuskan pada pemberian
keterampilan kejuruan, yang dapat dijadikan modal dasar untuk bekerja atau
berusaha. Salah satu kebijakan Kemendiknas yang terfokus pada penyelesaian
masalah pengangguran dan kemiskinan adalah program pengembangan Desa Vokasi.
Program ini mengisyaratkan bahwa proses pemberian ketrampilan kejuruan
diarahkan pada perubahan pola pikir, pembentukan sikap dan perilaku masyarakat,
berbasis kebutuhan masyarakat dan permintaan pasar, serta dapat menjadi solusi
permasalahan pengangguran dan masalah sosial.
Desa Vokasi adalah kawasan perdesaan yang menjadi
sentra penyelenggaraan kursus atau pelatihan berbagai kecakapan vokasional
(pemberian keterampilan kejuruan) dan pengelolaan unit-unit usaha (produksi
maupun jasa) berdasarkan keunggulan lokal dalam dimensi sosial, ekonomi,
budaya, dan lingkungan. Program pengembangan Desa Vokasi ini merupakan langkah
strategis yang diambil oleh Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan, Ditjen
PAUDNI dalam menerapkan program mengenai pendidikan kecakapan hidup /
kewirausahaan dalam kawasan perdesaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar